Site icon Mentereng

7 Kali Reshuffle di Era Prabowo, Ini Daftar Perombakan Kabinet Merah Putih

Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah Menteri, Wamen dan Kepala Lembaga Kebinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Presiden Prabowo Subianto melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Sugiono sebagai Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Dudung Abdurahman sebagai Menko Bidang Politik dan Keamanan, Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri, M Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian, Drajad Hari Wibowo sebagai Wakil Menko Bidang Perekonomian, Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wamen Keuangan, Luky Alfirman sebagai Wamen Keuangan, Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wamen Pertanian, Irwan Meilano sebagai Wamen Kelautan dan Perikanan, Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan, Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional, Aryanto Wibowo sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Fadil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa, Nuzran Joher sebagai Ketua Ombudsman, Radian Syam sebagai Anggota Ombudsman, Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan Komjen Pol Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nz

MENTERENG.ID – Presiden RI Prabowo Subianto telah tujuh kali melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih sejak resmi menjabat sebagai Presiden pada Oktober 2024. Perubahan susunan kabinet tersebut berlangsung secara bertahap, mulai dari pergantian menteri hingga perubahan sejumlah pejabat setingkat menteri dan kepala lembaga.

Prabowo pertama kali membentuk Kabinet Merah Putih pada 21 Oktober 2024. Saat itu, sebanyak 48 menteri dilantik untuk menjalankan pemerintahan periode 2024-2029.

BERITA UTAMA :

Reshuffle Pertama

Perombakan kabinet pertama dilakukan pada 19 Februari 2025. Salah satu perubahan saat itu yakni pergantian Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dari Satryo Soemantri Brodjonegoro kepada Brian Yuliarto.

Reshuffle Kedua

Selanjutnya, Prabowo kembali melakukan reshuffle pada 8 September 2025. Dalam perombakan tersebut, sejumlah posisi menteri mengalami pergantian, termasuk Menteri Keuangan yang sebelumnya dijabat Sri Mulyani Indrawati dan kemudian digantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Pemerintah juga melantik sejumlah menteri lainnya seperti Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding, Menteri Koperasi: Budi Arie Setiadi, dan Menteri Pemuda dan Olahraga: Dito Ariotedjo.

Reshuffle Ketiga

Tidak berhenti di situ, reshuffle kembali dilakukan pada 17 September 2025. Prabowo melantik Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Menpora Erick Thohir, Wamenaker Afriansyah Noor, Wamenhut Rohmat Marzuki, dan Wamenkop Farida Faricha.

Selain itu, Prabowo juga melantik Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, Wakil Kepala BGN Sonny Sanjaya, Wakil Kepala BGN  Naniek S Dayang, Kepala LKPP Sarah Sadiqa, Penasihat Khusus Presiden Bidang Kamtibmas dan Reformasi Polri Ahmad Dofiri dan KSP Muhammad Qodari.

BERITA PILIHAN :

Reshuffle Keempat

Perubahan susunan pemerintahan kembali terjadi pada 8 Oktober 2025. Dalam reshuffle keempat ini, Prabowo melantik sejumlah pajabat wakil menteri hingga Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua.

Mereka yang dilantik adalah Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, Wakil Menteri Kesehatan Benyamin Paulus Octavianus, Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan,
Asisten Khusus Presiden Bidang Analisa Data Strategis: Agung Gumilar.

Di hari tersebut, Prabowo juga membentuk Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua. Prabowo menunjuk Velix Wanggai sebagai ketua komite tersebut.

Berikut ini daftar lengkap Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua:
1. Velix Vernando Wanggai (Ketua)
2. John Wempi Wetipo
3. Ignatius Yogo Triyono
4. Paulus Waterpauw
5. Ribka Haluk
6. Ali Hamdan Bogra
7. Gracia Josaphat Jobel Mambrasar
8. Yani
9. John Gluba Gebze
10. Johnson Estrella Sihasale atau Ari Sihasale.

Reshuffle Kelima

Perubahan susunan pemerintahan kembali terjadi pada 27 April 2026. Salah satunya adalah pergantian Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup dari Hanif Faisol Nurofiq kepada Mohammad Jumhur Hidayat. Pada waktu yang sama, sejumlah pejabat setingkat menteri dan kepala badan juga mengalami pergantian.

Salah satunya adalah pergantian Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup dari Hanif Faisol Nurofiq kepada Mohammad Jumhur Hidayat.

Pada waktu yang sama, sejumlah pejabat setingkat menteri dan kepala badan juga mengalami pergantian seperti Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq, Kepala Staf Presiden: Dudung Abdurachman, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari, Penasihat Khusus Presiden bidang Komunikasi Hasan Nasbi, dan Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Kading.

Reshufle Keenam

Pada 14 September 2026, Prabowo kembali merombak kabinet. Perubahan kali ini salah satunya menyasar posisi Menteri Keuangan. Purbaya Yudhi Sadewa digantikan Suahasil Nazara.

Reshuffle Ketujuh

Reshuffle terbaru dilakukan pada Kamis, 1 Oktober 2026. Prabowo melantik sejumlah menteri, wakil menteri, serta pejabat lainnya dalam rangkaian perombakan Kabinet Merah Putih.

Pemerintah menyebut pelantikan menteri dan wakil menteri tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 104/P Tahun 2026.

Dalam reshuffle kali ini, sejumlah posisi strategis berubah. Muhammad Sarmuji dilantik sebagai Menteri Perindustrian menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita.

Selain itu, Sugiono bergeser dari Menteri Luar Negeri menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Posisi Menteri Luar Negeri kemudian diisi Arrmanatha Christiawan Nasir.

Bahlil Lahadalia juga mendapat posisi baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.

Sementara itu, perubahan juga terjadi pada posisi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.

Perombakan pada 1 Oktober 2026 juga mencakup posisi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Komjen Pol. Suyudi Ario Seto dilantik sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Dengan reshuffle ketujuh tersebut, susunan Kabinet Merah Putih kembali mengalami penyesuaian di tengah masa pemerintahan Prabowo-Gibran yang masih berlangsung hingga 2029.

Exit mobile version