Berita  

14 Guru Besar asal Orang Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu

Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu memiliki potensi Sumber Daya Manusia (SDM) cukup unggul. Terbukti dengan cukup banyak guru besar atau profesor

Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu memiliki potensi Sumber Daya Manusia (SDM) cukup unggul. Terbukti dengan cukup banyak guru besar atau profesor
Prof. Anton Komaini, salah satu Guru besar di Universitas Negeri Padang asal Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu
banner 468x60

MENTERENG.ID, KAUR – Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu memiliki potensi Sumber Daya Manusia (SDM) cukup unggul. Terbukti dengan cukup banyak guru besar atau profesor yang terlahir dari kabupaten yang berbatasan dengan Provinsi Lampung ini.

Secara geografi, Kabupaten Kaur terletak di wilayah pesisir pantai paling selatan Provinsi Bengkulu. Wilayahnya menghadap langsung ke Samudera Hindia dan membelakangi Kawasan hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).

Dengan kondisi alam yang cukupp unik itu, Kabupaten Kaur memiliki sumber daya alam yang cukup banyak. Kebutuhan gizi dan protein tercukupi dari yang dihasilkan oleh alam dan laut.

Laut di Kabupaten Kaur menghasilkan berbagai jenis ikan, lobster, cumi, kerang, gurita maupun kepiting. Semua masih dalam kondisi segar.

BACA JUGA : https://mentereng.id/sering-disamakan-ini-perbedaan-krisis-dan-resesi-ekonomi/

Masyarakat setempat dapat memasak ikan dan berbagai hasil laut itu langsung setelah ditangkap dan menikmatinya. Dengan begitu, nutrisi tercukupi akan menghasilkan kecerdasan, terlebih jika dikonsumsi sejak usia dini.

Terbukti daerah ini cukup banyak menghasilkan guru besar atau profesor di berbagai universitas di Indonesia.

Berikut 14 guru besar asal orang Kaur Provinsi Bengkulu yang dihimpun dari berbagai sumber:

1) Prof. Dr. dr. Hilman Taim, Sp.M(K) alm.
Asal: Hulu Kinal, Kaur
Institusi: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI)
Jabatan: Dokter Spesialis Mata
Bidang Keilmuan: Oftalmologi

2) Prof. Dr. H. Ahmad Tafsir, M.A. (Alm.)
Asal: Gedung Sake / Way Hawang, Kaur
Institusi: UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Jabatan: Guru Besar Ilmu Pendidikan Islam
Bidang Keilmuan: Filsafat Pendidikan Islam

BACA JUGA : https://mentereng.id/presiden-prabowo-ketemu-vladimir-putin-seskab-bahas-ketahanan-energi-nasional/

3) Prof. Drs. T. Basaruddin, M.Sc., Ph.D.
Asal: Desa Pelajaran, Padang guci
Institusi: Universitas Indonesia (UI)
Jabatan: Staf Khusus Menteri Kemdiktisaintek Bidang Pendidikan Tinggi
Bidang Keilmuan: Ilmu Komputer

4) Prof. Dr. Ir. Evy Damayanthi, M.S., RD
Asal: Ortu dari Bintuhan dan Luas
Institusi: IPB University
Jabatan: Ketua Dewan Guru Besar IPB (2020–sekrg)
Bidang Keilmuan: Gizi Masyarakat – Ketua Kolegium Gizi Indonesia

5) Prof. Dr. H. Syaiful Anwar, M.Pd.
Asal: Kaur
Institusi: UIN Raden Intan Lampung
Jabatan: wakil Rektor – Guru Besar Fakultas Pendidikan Islam
Bidang Keilmuan: Pendidikan Islam

6) Prof. Dr. Martin Kustati, M.Pd.
Asal: Padang Guci, Kaur
Institusi: UIN Imam Bonjol Padang
Jabatan: Rektor (2021– sekrg)
Bidang Keilmuan: Pendidikan Bahasa Inggris

BACA JUGA : https://mentereng.id/kadisdik-kaur-dikritik-tajam-pasca-kegagalan-bangun-sdn-8-dan-smpn-33-kaur/

7) Prof. Dr. Ir. Tri Martial Djakfar, M.P.
Asal: Dusun Penyimpangan, Kaur
Institusi: Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Medan
Jabatan: Guru Besar
Bidang Keilmuan: Pertanian