MENTERENG.ID – Debut Mitchell Lee Baker bersama Tim Nasional (Timnas) Indonesia pada ajang Piala AFF 2026 menjadi momen yang tidak akan pernah dilupakannya.
Pemain asal Amerika Serikat tersebut mengaku sangat bangga setelah tampil impresif pada laga pertamanya bersama skuad Garuda.
Baker menjadi sorotan publik usai tampil gemilang pada pertandingan perdana Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Penampilan apiknya sukses membantu skuad Garuda meraih hasil positif sekaligus menandai awal manis dalam karier internasionalnya dengan menorehkan hattrick ke gawang Kamboja.
Baker mengungkapkan bahwa momen tersebut merupakan impian yang akhirnya terwujud.
Ia menyebut kebanggaannya bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk keluarga besarnya yang memiliki darah Indonesia.
“Perasaan yang luar biasa sekali lagi. Saya sangat bangga untuk keluarga saya yang dari Indonesia, untuk semua orang yang hadir di pertandingan, dan bangga bisa menjadi bagian dari tim ini, bangga berada di sini. Saya tidak sabar untuk sisa turnamen ini,” ungkap Baker di Bogor pada Senin, 27 Juli 2026.
Pemain yang menjalani debut bersama Timnas Indonesia itu mengaku tidak bisa membayangkan awal yang lebih sempurna. Menurutnya, penampilan apik tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh tim, bukan semata-mata pencapaian individu.
“Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Perasaan yang luar biasa, tidak bisa meminta awal yang lebih baik,” ucap dia.
Meski mendapat banyak pujian atas performanya, Baker memilih merendah. Ia menegaskan keberhasilan pada laga perdana tidak lepas dari kontribusi seluruh pemain, jajaran pelatih, hingga staf pendukung Timnas Indonesia.
“Ini tidak mungkin terjadi tanpa tim, tanpa staf pelatih, dan semuanya. Jadi, sungguh luar biasa,” tegas dia.
Kendati larut dalam euforia kemenangan, Baker mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak berpuas diri.
Ia menilai Timnas Indonesia harus segera mengalihkan fokus karena masih memiliki pertandingan penting berikutnya di fase grup Piala AFF 2026.
“Kami akan menikmatinya, tapi kami punya pertandingan dalam beberapa hari ke depan, jadi kami harus terus melangkah,” tutup Baker.
Dengan debut yang menjanjikan, Mitchell Baker diharapkan mampu menjadi salah satu kekuatan baru Timnas Indonesia dalam upaya meraih prestasi di Piala AFF 2026.
Marc Klok Yakin Mitchell Bakker Jadi Solusi Lini Depan Timnas Indonesia
Marc Klok Yakin Mitchell Bakker Jadi Solusi Lini Depan Timnas Indonesia
Gelandang Timnas Indonesia, Marc Klok memberikan apresiasi tinggi terhadap penampilan sensasional Mitchell Lee Bakker yang langsung mencetak hattrick pada laga debutnya bersama skuad Garuda di Piala AFF 2026.
Menurutnya, kehadiran penyerang yang memiliki naluri mencetak gol merupakan kebutuhan utama Timnas Indonesia.
Ia menilai performa Bakker menjadi sinyal positif bagi kekuatan lini serang Merah Putih dalam menghadapi persaingan di turnamen tersebut.
“Tentu kami selalu bicara kalau Indonesia membutuhkan striker yang hebat, striker yang bisa mencetak gol. Itu sangat penting,” kata Klok di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat usai pertandingan pada Senin, 27 Juli 2026.
Klok menegaskan, hampir seluruh tim kuat di dunia memiliki penyerang tajam yang mampu menjadi pembeda dalam pertandingan.
Karena itu, ia mengaku sangat senang melihat Bakker langsung menunjukkan kualitasnya pada laga perdana.
“Saya sangat, sangat senang untuk Mitch hari ini. Tiga gol pertama, hattrick pertama, dan ini baru pertandingan pertama,” ucap dia.
Meski demikian, pemain Persib Bandung tersebut mengingatkan bahwa perjalanan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 masih panjang.
Ia meminta seluruh pemain tetap fokus karena masih banyak pertandingan yang harus dijalani.Bagi Klok, performa impresif Bakker di laga debut diharapkan menjadi awal dari produktivitas sang penyerang bersama Timnas Indonesia.
“Kita masih ada sisa tujuh pertandingan. Masih banyak pekerjaan ke depannya. Semoga dia bisa mencetak banyak gol lagi dan terus melanjutkan performa seperti ini,” pungkas Klok.
Hattrick Mitchell Bakker pada laga pembuka menjadi modal berharga bagi Timnas Indonesia untuk menatap pertandingan-pertandingan berikutnya.
Ketajaman pemain diaspora tersebut juga memberi harapan baru bagi lini serang Garuda yang selama ini dinilai membutuhkan sosok finisher yang konsisten.
Marc Klok Soal Penyelesaian Akhir Timnas: Harusnya Lebih Banyak Gol
Marc Klok Soal Penyelesaian Akhir Timnas: Harusnya Lebih Banyak Gol
Tim Nasional (Timnas) Indonesia berhasil mengantongi tiga poin setelah membantai Kamboja 5-1 dalam laga pembuka Piala AFF 2026 Grup A pada Senin, 27 Juli 2026 malam WIB.
Kepastian tersebut didapat anak asuh John Herdman lewat hattrick Mitchell Lee Baker, Sandy Walsh dan Jens Raven.
Namun, gelandang Persib Bandung, Marc Klok menilai bahwa seharusnya skuad Garuda bisa mencetak lebih banyak gol ke gawang Angkor Warriors.
“Tapi kalai saya pikir, kita bisa cetak lebih. Mungkin tujuh, delapan,” kata Marc Klok setelah pertandingan di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat pada Senin, 27 Juli 2026 malam WIB.
Meski begitu, mantan pemain Persija Jakarta mengaku senang dengan penampilan apik skuad Garuda selama pertandingan berlangsung.
Selain itu, ia juga bangga bisa bermain bersama pemain hebat hingga dapat dipimpin oleh John Herdman yang membawa Tinnas Kanada masuk ke Piala Dunia.
“Saya bangga, saya percaya juga dengan tim ini. Kita punya banyak pemain yang hebat, pelatih hebat, so chemistry juga cukup bagus, bagus,” ungkap Klok.
Erick Thohir: Laga Lawan Vietnam Penentu Kualitas Timnas Indonesia
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir terus memberikan dukungan terhadap perkembangan Tim Nasional (Timnas) Indonesia dalam melakoni pertandingan Piala AFF 2026.
Salah satu bentuk dukungannya ialah dengan mendatangkan pemain diaspora, seperti Mitchell Lee Baker yang membawa skuad Garuda mengantongi tiga point pada laga pembuka.
Pemain asal Amerika Serikat ini berhasil menorehkan penampilan gemilang dengan hattrick yang diciptakan ketika membungkam Kamboja 5-1.
Meski begitu, Erick menilai pertandingan malam tadi belum bisa menjadi tolak ukur kualitas performa anak asuh John Herdman.
Tantangan terbesar skuad Garuda ketika berhadapan dengan tim Asia Tenggara lain yang lebih kuat dari sebelumnya.
“Ya, pertandingan awal saya rasa cukup baik, tetapi pertandingan melawan Vietnam itu yang bisa menjadi kunci. Bagaimana tim kita di AFF ini melihat leveling-nya ya. Bukan berarti menganggap remeh juga nanti pertandingan berikutnya, Timor Leste ataupun dengan Singapura. Tapi ya, hari ini ya saya rasa buat pertandingan pertama baik,” ungkap Erick di Bogor pada Senin, 27 Juli 2026 malam WIB.
Selain itu, sebagian besar pemain diaspora tidak dapat ikut adil dalam pertandingan bergengsi se-Asia Tenggara ini.
Hal tersebut dikarenakan ASEAN Cup 2026 sendiri tidak termasuk kedalam bagian dari agenda FIFA.
Untuk itu, federasi bersama tim kepelatihan akan memberikan pengalaman bagi pemain domestik ataupun muda untuk mengasah pengalaman mereka.
“Artinya, ya banyak pemain yang belum bisa bergabung juga tentu, yang memang beberapa yang masih memperkuat tim di luar negeri terutama,” tuturnya.
Disisi lain, pria yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menilai bahwa kelayakan Baker menjadi penyerang andalan skuad Garuda akan teruji ketika berhadapan dengan sejumlah tim-tim kuat di Asia Tenggara.
“Tapi kembali, kan levelingnya kalau FIFA Match Day itu kan pasti tim-timnya juga kelasnya seperti Vietnam, Thailand, atau bahkan diatasnya seperti kemarin Bulgaria,” jelas Erick.
Untuk itu, Erick meminta kepada publik agar tidak menaruh harapan tinggi kepada pemain yang merumput di Vermont Green FC. Hal tersebut dikarenakan Baker belum pernah bertemu dengan tim kuat lainnya.
“Kita belum busa menjlai seperti apa, perlu waktu lah,” pungkasnya.
