Site icon Mentereng

Wakil Bupati Kabupaten Kaur Tekankan Proyek Sekolah Rakyat Harus Selesai Tepat Waktu

Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.Pd.I meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat Terpadu 14 Kabupaten Kaur di Desa Cucupan yang ditarget rampung Juni 2026.

Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.Pd.I meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat Terpadu 14 Kabupaten Kaur di Desa Cucupan yang ditarget rampung Juni 2026.

MENTERENG.ID, KAUR – Pemerintah Kabupaten Kaur serius mengawal pembangunan Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) di wilayah itu. Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.Pd.I meninjau langsung progres pembangunan SRT 14 di Desa Cucupan Kecamatan Tetap, Rabu 1 April 2026.

Proyek yang dikerjakan KSO PP Masco itu ditarget rampung 6 Agustus 2026 atau 240 hari sejak dimulai 10 Desember 2026. Meskipun begitu, SRT 14 Kabupaten Kaur ini sudah harus siap untuk dipergunakan pada tahun ajaran baru bulan Juli 2026.

Monitoring ini juga diikuti sejumlah kepala OPD, yakni Kepala Dinsos Kaur KH Sidarmin Tetap, M.Pd dan Plt Kepala Dinas PUPR, Lindartawan, ST. Rombongan diterima oleh Site Operation Manager (Kaur), Fauzi Pohan yang mewakili Proyek Manager (Kaur) Ryanda Yusuf.

“Kami ingin melihat progresnya sudah sampai mana, karena pada tahun jaran baru Juli mendatang harus sudah selesai dan sudah siap menampung siswa baru dan siswa kelas 1 yang sudah ada saat ini,” ujar cik Dhoel, sapaan wabup.

BACA JUGA : https://mentereng.id/pemkab-kaur-bersiap-wfa-tiap-jumat-tunggu-regulasi-resmi-dari-pusat/

BACA JUGA : https://mentereng.id/wakil-bupati-kaur-abdul-hamid-tegaskan-perdes-dan-satgas-ternak-rampung-april-2026/

Wakil Bupati menegaskan pelaksanaan proyek harus mengedepankan timeline dengan mengedepankan Waktu penggunaan dan kesesuaian spesifikasi teknis.

Ditegaskannya juga, Aspek keselamatan menjadi prioritas utama karena bangunan akan digunakan anak-anak dan dirancang tahan terhadap potensi gempa.

“Semuanya untuk anak-anak kita. Jangan sampai bangunan ini membahayakan. Safety wajib diperhatikan,” tegasnya.

Wabup juga menegaskan supaya pihak pelaksana proyek untuk berkoordinasi dengan Pemkab Kaur melalui Dinas PUPR terkait teknis dan Dinas Sosial sebagai selaku pihak yang akan menggunakan SRT 14 ini nanti.

“Karena pemerintah ini sifatnya berjenjang, meskipun dana pembangunan ini dari APBN, namun pembangunan SRT 14 ini adalah usulan Pemkab Kaur sesuai dengan kebutuhan kami agar bisa dipergunakan untuk menjadi sekolah yang layak, aman dan nyaman bagi anak-anak kami,” tegas Wabup.

BACA JUGA : https://mentereng.id/jumlah-pemilih-di-kabupaten-kaur-meningkat-kpud-kaur-tetapkan-pdpb/

BACA JUGA : https://mentereng.id/penyebab-bawaslu-kabupaten-kaur-terkendala-akses-data-pemilih-dalam-pdpb-simak/

Berdasarkan paparan SOM Fauzi Pohan, progres pembangunan saat ini baru memulai pekerjaan struktur utama pengecoran tapak bangunan.

Ada 23 Gedung yang akan dibangun, dan beberapa bangunan berstruktur lantai 2 seperti Gedung sekolah dan Gedung Asrama.

Fauzi optimistis pembangunan SRT 14 dapat selesai tepat waktu sesuai target.

“Insya Allah selesai sesuai jadwal,” imbuhnya.

Exit mobile version