Brasil vs Jepang Hadirkan ‘Kapten Tsubasa’ ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Pertandingan Brasil kontra Jepang di 32 besar Piala Dunia 2026 ini akan sangat seru dan pasti beda. Apa yang bikin beda? Nyali. Determinasi. Satu frekuensi untuk “membunuh” lawan. Itu modal yang tidak semua negara punya.

Pertandingan Brasil kontra Jepang di 32 besar Piala Dunia 2026 ini akan sangat seru dan pasti beda.
banner 468x60

Dampaknya? Gila. Negara yang identik dengan baseball dan sumo, tiba-tiba jadi kekuatan Asia yang diperhitungkan Eropa dan Amerika Latin.

Pabrik Pemain: Dari Sekolah ke Eropa

Jepang bikin sistem yang sakral: kompetisi usia dini U-8 sampai U-16 di klub, wajib ada liga SD-SMP-SMA-Universitas.

Hasilnya: 22 pemain Jepang di Eropa saat ini. 16 di antaranya di Premier League.

Contohnya:
Junya Ito – dari Liga Mahasiswa Universitas Kanagawa, kini di Reims, Ligue 1. Cetak gol vs Tunisia, pakai no. 14 di Samurai Biru.

Daichi Kamada – Kapten SMA Higashiyama Kyoto. Belajar bahasa Jerman karena Nakoto Hasebe, juara DFB-Pokal bareng Frankfurt 2018, lalu angkat FA Cup bareng Crystal Palace 2024/25. Cetak 2 gol vs Belanda & Tunisia di World Cup ini.

Ayase Ueda – Striker no. 9 Feyenoord. Sejak usia 6 tahun sudah bintang. MVP Liga Kanto JUFA 2 tahun beruntun, 26 gol dari 46 laga. Sekarang jadi starter tetap timnas no. 18.

Sang Arsitek & “Kode Rahasia” Tsubasa

Hajime Moriyasu. Pelatih yang katanya pakai “angka-angka” khusus di pinggir lapangan. Cuma pemainnya yang paham.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *