Pada kesempatan tersebut, Bupati turut menyampaikan bahwa biasanya usai Salat Iduladha pemerintah daerah menggelar open house di rumah dinas. Namun untuk tahun ini, open house dipilih dilaksanakan bersama masyarakat di Tanjung Kemuning.
“Biasanya setelah Salat Iduladha kami menggelar open house di rumah dinas. Namun kali ini kami memilih open house bersama masyarakat Tanjung Kemuning. Kami ingin kebersamaan Iduladha ini dirasakan langsung bersama warga di sini” kata Gusril.
Selain itu, Bupati juga menyinggung penyaluran hewan kurban dari Pemerintah Kabupaten Kaur. Ia menyebut keterbatasan anggaran membuat hewan kurban belum dapat disalurkan ke seluruh kecamatan. Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya maksimal agar kurban tetap terlaksana di sejumlah titik.
“Hewan kurban dari Pemerintah Daerah memang belum bisa menjangkau seluruh kecamatan karena keterbatasan anggaran. Namun dengan niat tulus dan kemampuan yang ada, kami tetap berupaya sekuat tenaga. Alhamdulillah tahun ini kurban dapat disalurkan di 9 titik,” ujarnya.
Ia pun berpesan agar pembagian daging kurban diprioritaskan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Kami berharap daging kurban ini dibagikan kepada masyarakat yang betul-betul layak menerima, terutama warga yang membutuhkan, agar manfaat dan keberkahannya benar-benar dirasakan” pesannya.
Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa momentum Iduladha juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus pengobat rindu antara pemerintah daerah dan masyarakat.
“Atas nama pribadi, keluarga, serta segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Kaur, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah serta menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kaur. Semoga hari raya ini membawa keberkahan bagi kita semua” tutup Bupati.
Sementara itu, dalam khutbahnya, H. Lukman menyampaikan bahwa Hari Raya Iduladha merupakan momentum untuk meneladani kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT. Menurutnya, peristiwa tersebut mengajarkan nilai keikhlasan, kesabaran, ketaatan, serta pengorbanan yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menjelaskan, Nabi Ibrahim AS menunjukkan keteguhan iman dan kepatuhan luar biasa saat menerima perintah untuk mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS. Sementara Nabi Ismail AS mencontohkan kesabaran dan ketaatan yang penuh keikhlasan kepada Allah SWT.
Melalui momentum Iduladha, H. Lukman mengajak seluruh jamaah untuk meneladani sifat Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dengan memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Iduladha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi bagaimana menanamkan nilai keikhlasan, kepatuhan kepada Allah SWT, serta memperkuat rasa kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat” pesannya dalam khutbah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kaur Gusril Pausi juga menyerahkan bantuan untuk Masjid Al-Amin Desa Tanjung Kemuning I sebesar Rp10 juta. Selain itu, Bupati bersama Wakil Bupati turut menyerahkan secara simbolis bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kaur kepada 100 mustahik di Kecamatan Tanjung Kemuning.














