DISKRIMINASI! AS Hanya Bolehkan Timnas Iran Masuk Saat Hari Pertandingan Piala Dunia 2026, Jatah Suporter Dicabut

Piala Dunia 2026 menghadirkan situasi diskriminatif bagi Tim Nasional Iran. Menjelang turnamen sepak bola terbesar dunia itu, Iran harus menghadapi kendala di luar lapangan

Piala Dunia 2026 menghadirkan situasi diskriminatif bagi Tim Nasional Iran. Menjelang turnamen sepak bola terbesar dunia itu, Iran harus menghadapi kendala di luar lapangan
banner 468x60

Menariknya, seluruh pertandingan fase grup Iran dijadwalkan berlangsung di wilayah Amerika Serikat. Dua laga akan dimainkan di Los Angeles, California, sementara satu pertandingan lainnya digelar di Seattle, Washington.

Kondisi tersebut membuat Tim Melli—julukan Timnas Iran—harus menjalani rutinitas perjalanan yang lebih kompleks dibanding peserta lainnya. Mereka diperkirakan akan bolak-balik dari Meksiko ke Amerika Serikat setiap kali menjalani pertandingan.

Meski menghadapi tantangan nonteknis yang cukup berat, Iran tetap bertekad tampil kompetitif di ajang empat tahunan tersebut. Tim asuhan federasi sepak bola Iran itu kini fokus mematangkan persiapan di Meksiko sambil menunggu dimulainya kompetisi pada pertengahan tahun 2026.

Piala Dunia 2026 sendiri akan menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara dan diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, serta Meksiko. Bagi Iran, turnamen kali ini bukan hanya ujian di atas lapangan, tetapi juga tantangan logistik dan diplomatik yang harus dihadapi sepanjang kompetisi berlangsung.

Panitia Tarik Jatah Tiket untuk Suporter Timnas Iran

Sementara itu, Federasi Sepakbola Iran (FFIRI) mengaku bahwa penyelenggara Piala Dunia 2026 telah menarik alokasi tiket pertandingan untuk suporter tim nasional mereka hanya beberapa hari menjelang turnamen digelar.

FFIRI menganggap bahwa penarikan alokasi tiket pendukung Timnas Iran ini merugikan karena sebagian suporter sudah merancang perjalanan untuk menyaksikan laga tim mereka di Piala Dunia 2026.

“(Penarikan) ini dilakukan dengan fakta bahwa banyak pendukung Iran, yang mengandalkan proses yang diumumkan resmi sudah melakukan rancangan yang diperlukan untuk menghadiri pertandingan,” kata FFIRI sebagaimana dipetik dar The Guardian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *