MENTERENG.ID, JAKARTA – Laga dramatis terjadi pada menit-menit akhir pertandingan Timnas Indonesia kontra Bangladesh dalam laga penentuan menuju ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Situasi semakin menegangkan setelah papan tambahan waktu sempat menunjukkan injury time selama dua menit. Namun, waktu tambahan kemudian berubah dan bertambah lima menit lagi.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman mengaku tidak sepenuhnya mengetahui alasan perubahan tersebut.
Namun, ia menyebutkan bahwa ofisial keempat mengakui adanya kesalahan ketika timnya mempertanyakan tambahan waktu yang diberikan.
BERITA PILIHAN :
“Ketika mereka mengangkat papan yang menunjukkan tambahan waktu dua menit, saya pikir semua orang di stadion tahu bahwa ada kesalahan,” ucap John Herdman di Jakarta pada Kamis, 1 Oktober 2026.
John Herdman menjelaskan, sebelumnya sudah terjadi beberapa pemeriksaan Video Assistant Referee (VAR).
Karena itu, ketika papan menunjukkan tambahan waktu dua menit, pihak Timnas Indonesia langsung mempertanyakan keputusan tersebut kepada ofisial keempat.
“Ketika kami bertanya kepada ofisial keempat, ‘Apakah ini sebuah kesalahan?’ dia mengatakan iya,” ucap Herdman.
BERITA TERKINI :
Situasi tersebut sempat membuat para pemain Timnas Indonesia kehilangan fokus. Terlebih, Bangladesh mampu mencetak gol pada momen ketika skuad Garuda masih berusaha memahami situasi di lapangan.
“Pada momen itu mereka mencetak gol karena para pemain kami kebingungan. Mereka tidak fokus. Saya pikir itu menjadi momen yang sulit bagi kami,” jelas John Herdman.
Namun, Herdman justru menyoroti respons para pemainnya setelah menghadapi situasi sulit tersebut. Menurutnya, skuad Garuda menunjukkan mentalitas kuat untuk kembali mengendalikan pertandingan.
“Namun lihat bagaimana para pemain ini merespons. Respons mereka luar biasa,” tegasnya.
Pelatih asal Inggris itu menegaskan, drama pada injury time tidak seharusnya menutupi perjuangan para pemain Timnas Indonesia sepanjang pertandingan.
Ia menyebut anak asuhnya sudah dua pertandingan berturut-turut menunjukkan perjuangan besar untuk membawa Indonesia mencapai final FIFA ASEAN Cup 2026.
“Ini sudah dua pertandingan berturut-turut mereka benar-benar berjuang mati-matian di lapangan untuk negara ini. Saya bangga. Sangat bangga,” kata John Herdman.
Bagi Herdman, laga tersebut bahkan menjadi salah satu pertandingan paling gila yang pernah ia jalani sepanjang kariernya.
Meski pernah mencatat sejumlah kemenangan besar bersama tim nasional Kanada, ia menyebut atmosfer dan drama pertandingan Timnas Indonesia kali ini terasa sangat spesial.”Ini adalah pertandingan paling gila yang pernah saya jalani,” imbuhnya.














