Karier Justin Hubner, Nathan hingga Dean Terancam di Luar Negeri, Pemerintah Akui Aturan WNI Masih ‘Bolong’

Status kewarganegaraan Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Dean James, hingga Tim Geypens dilaporkan memicu polemik administrasi di klub mereka masing-masing.

Status kewarganegaraan Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Dean James, hingga Tim Geypens
Status kewarganegaraan Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Dean James, hingga Tim Geypens
banner 468x60

MENTERENG.ID – Status kewarganegaraan Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Dean James, hingga Tim Geypens dilaporkan memicu polemik administrasi di klub mereka masing-masing.

Menanggapi hal itu, pemerintah secara terbuka mengakui adanya celah dalam regulasi kewarganegaraan saat ini yang perlu segera ditambal.

Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang berupaya keras merampungkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kewarganegaraan.

Persoalan ini mencuat setelah muncul laporan mengenai ketidaksesuaian dokumen naturalisasi para pemain tersebut saat didaftarkan di liga-liga top Eropa, khususnya di Belanda.

BACA JUGA : https://mentereng.id/pssi-godok-sistem-baru-piala-presiden-erick-thohir-tunggu-2-3-bulan-lagi/

Status mereka sebagai WNI ternyata membawa dampak domino terhadap izin kerja (work permit) dan kategori kuota pemain asing yang berlaku di Benua Biru.

Jika tidak segera dibereskan, karier pemain sekaliber Hubner dan Nathan bisa terhambat di level klub karena kerumitan birokrasi kewarganegaraan tersebut.

“Pemerintah sedang menyusun dan menyelesaikan finalisasi RUU-nya. Kami mendengar semua masukan, termasuk dari Kemenpora, terkait pengaturan kewarganegaraan ini,” ujar Supratman dalam sesi konferensi pers di Jakarta, Jumat 17 April 2026.

Supratman menekankan bahwa RUU ini ditargetkan tuntas tahun ini untuk mencegah munculnya kembali persoalan serupa di masa depan. Ia menilai, penguatan hukum harus berjalan beriringan dengan diplomasi olahraga yang lincah.

BACA JUGA : https://mentereng.id/pengamat-sepak-bola-ungkap-kelebihan-john-herdman-dibanding-patrick-kluivert/

“Hubungan antarnegara itu penting, tetapi RUU Kewarganegaraan juga tidak kalah penting. Yang utama adalah bagaimana Merah Putih dapat berkibar di berbagai ajang,” tegasnya.

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *