Bek berpengalaman tersebut mengungkapkan dirinya berusaha membantu Matthew selama pemusatan latihan berlangsung. Namun, ia tetap memberi ruang agar pemain muda itu berkembang secara alami.
“Saya berbicara dengannya beberapa kali. Tapi saya tidak ingin memberinya terlalu banyak tekanan atau terus mengawasinya setiap saat,” ujar pemain bertahan Skuad Garuda itu.
Diks menegaskan Matthew memiliki kualitas yang dapat terus berkembang apabila bekerja keras dan menjaga konsistensi. Ia optimistis pemain muda tersebut mampu memanfaatkan kesempatan bersama Timnas Indonesia.
Sementara itu, pelatih Timnas Indonesia John Herdman juga melihat prospek menjanjikan dalam diri Matthew. “Jadi, dengan Matthew, kami melihat sedikit potensi itu, penting untuk menunjukkan kepadanya,” kata Herdman.
Herdman mengatakan Matthew mendapat kesempatan belajar langsung dari Kevin Diks selama pemusatan latihan. Menurutnya, bimbingan pemain berpengalaman akan menjadi bekal penting bagi perjalanan karier Matthew.
“Kevin Diks menjadi mentornya, jadi dia mendapatkan bimbingan dari seorang pemain Bundesliga dengan pengalaman internasional. Dan itu akan menjadi ingatan seumur hidup baginya bergabung dengan pemusatan latihan (TC) ini,” ucap pelatih berusia 50 tahun itu.
Herdman berharap, Matther baker dapat belajar banyak dengan bergabung di tim senior. Dengan begitu ia dapatg membawa pengalaman itu ke Timnas usia muda.
“Dengan intensitas di sini [tim senior], dia akan dapat mengambil pengalaman itu. Kemudian dia dapat membawanya ke tim usia muda dan membuat standar baru di sana,” ujar Herdman.
Matthew Baker mendapatkan panggilan dari dua tim untuk dua agenda berbeda. Bersama tim senior ia masuk skuad FIFA Matchday, serta panggilan dari Timnas U-19 untuk Piala AFF U-19.
Rizky Ridho pantas menjadi kapten timnas Indonesia
Pemain timnas Indonesia Kevin Diks menilai Rizky Ridho pantas menjadi kapten skuad Garuda pada dua laga persahabatan FIFA edisi Juni 2026 yakni kontra Oman pada Jumat (5/6) dan Mozambik, Selasa (9/6).
Ridho akan menjadi kapten lantaran kapten utama Jay Idzes harus absen karena cedera.
“Dia akan memimpin kami besok. Menurut saya, dia memang pantas untuk itu,” kata Diks pada jumpa pers pra-pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis.
Rizky Ridho sendiri sebelumnya sudah dua kali mengemban tugas sebagai kapten timnas Indonesia yakni ketika menghadapi Vietnam pada laga putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 21 Maret 2024 di SUGBK, Jakarta, yang berakhir dengan kemenangan 1-0.
Berikutnya kala Indonesia mengalahkan Taiwan 6-0 pada laga uji coba yang dimainkan di kota kelahiran Ridho, di Surabaya, tepatnya di Stadion Gelora Bung Tomo, awal September 2025.
“Dia seorang pemimpin. Dia pribadi yang baik dan mendapatkan rasa hormat yang sangat besar dari seluruh pemain, termasuk saya,” kata Diks, yang berkarier di klub Liga Jerman Borussia Moenchengladbach itu.
Kendati mengakui Ridho pantas menjadi kapten, Diks juga merasa Idzes adalah sosok pemimpin yang tidak bisa digantikan di dalam tim.
Diks mengaku, dia dan tim merindukan kehadiran Idzes. Akan tetapi, dia berharap ketidakhadiran Idzes dapat dimanfaatkan pemain lain termasuk dirinya untuk memperlihatkan kemampuan terbaik.














